Langsung ke konten utama

Barisan dan Deret Aritmatika dan Beberapa Contoh Soalnya

 Assalamualaikum.Wr.Wb. Nama saya Mentari Dwi Khairunnisa, Kelas XI IPS 2, Absen 21.

 

Barisan Aritmatika 

Barisan aritmatika adalah adalah baris yang nilai setiap sukunya didapatkan dari suku sebelumnya melalui penjumlahan atau pengurangan dengan suatu bilangan. Selisih atau beda antara nilai suku-suku yang berdekatan selalu sama yaitu b. Nilai suku pertama dilambangkan dengan a.

Untuk mengetahui nilai suku ke-n dari suatu barisan arimatika dapat dihitung dengan rumus berikut.

 

Deret Arimatika

Deret aritmatika adalah penjumlahan suku-suku dari barisan aritmatika.

Penjumlahan dari suku-suku pertama sampai suku ke-n barisan aritmatika dapat dihitung dengan rumus berikut.

atau jika kita substitusikan  

 maka

 

 

Contoh Soal  

1. Suku ke-40 dari barisan 7, 5, 3, 1, … adalah

DIK : a = 7
          b = 2

DIT :  

Jawab :

 

Jadi, suku ke-40 barisan aritmatika tersebut adalah –71.

2. Rumus suku ke-n dari barisan 5, –2, –9, –16, … adalah

DIK : a = 5

          b = 7

DIT :  Rumus suku ke-n barisan aritmatika tersebut

Jawab : 

 

Jadi, rumus suku ke-n barisan aritmatika tersebut adalah  

3. Dalam suatu gedung pertunjukkan disusun kursi dengan baris paling depan terdiri dari 12 kursi, baris kedua berisi 14 kursi, baris ketiga berisi 16 kursi, dan seterusnya. Banyaknya kursi pada baris ke-20 adalah 

DIK :  a = 12

           b = 2

DIT :  

Jawab : 

 

Jadi, banyaknya kursi pada baris ke-20 adalah 50 kursi. 

4. Rumus jumlah n suku pertama deret bilangan 2 + 4 + 6 + … +  adalah 

DIK : a = 2

          b = 2

DIT : Rumus jumlah n suku pertama barisan aritmatika tersebut

Jawab : 


Jadi, rumus jumlah n suku pertama barisan aritmatika tersebut adalah 

5. Diketahui deret aritmatika dengan suku ke-3 adalah 24 dan suku ke-6 adalah 36. Jumlah 15 suku pertama deret tersebut adalah

DIK : 

 

 

DIT :  

Jawab : 


ebelum kita mencari nilai dari , kita akan mencari nilai a dan b terlebih dahulu dengan cara eliminasi dan subtitusi dari persamaan dan .

Sebelumnya mari ingat lagi bahwa sehingga dan dapat ditulis menjadi


. . .(i)


. . .(ii)

Eliminasi a menggunakan persamaan i dan ii.

a + 2b = 24
a + 5b = 36   –
-3b = -12

b = 4

Lalu, substitusikan nilai b = 4 ke salah satu persamaan (contoh persamaan i).

a + 2b = 24

a + 2 . 4 = 24

a + 8 = 24

        a= 24 – 8

        a = 16

Setelah mendapatkan nilai a dan b, baru kita bisa mencari nilai dari  

 Jadi, jumlah 15 suku pertama deret tersebut adalah 660.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Matrik, Macam-Macam Matrik dan Operasi Matrik

  Assalamualaikum.Wr.Wb. Kembali lagi Bersama saya Mentari Dwi Khairunnisa, absen 20, dari kelas XI IPS 2. Hari ini saya akan membahas tentang Pengertian Matriks, Macam-macam Matriks, Operasi Matriks dan Contoh soalnya   Pengertian Matriks Matriks adalah susunan angka atau objek matematika lainnya yang disusun dalam bentuk baris dan kolom, dimana operasi seperti penjumlahan dan perkalian dapat didefinisikan. Umumnya, matriks di atas medan F {\displaystyle F berisi elemen-elemen dari F {\displaystyle F}   F. Macam-macam Matriks 1.      Matriks Bujur Sangkar: apabila ukuran baris dan kolom sama atau m = n 2.      Matriks Diagonal: merupakan matriks bujur sangkar yang a i j = 0 {\displaystyle a_{ij}=0} , untuk i ≠ j 3.      Matriks Skalar: merupakan matriks diagonal yang memiliki unsur diagonal utamanya sama, misalnya k 4.      Matriks identitas: merupakan matriks skalar di ma...

Transformasi Translasi, Refleksi, Rotasi, Dilatasi Dengan Matriks.

  Assalamualaikum.Wr.Wb. Saya Mentari Dwi Khairunnisa, Absen 20, Kelas XI IPS 2. Hari ini saya akan membahas tentang Transformasi Translasi, Refleksi, Rotasi, Dilatasi Dengan Matriks. Translasi Suatu titik (3, 4) ditranslasikan dengan translasi (2, -1). Tentukan bayangan hasil translasi tersebut. Jawab :       Refleksi Pada bidang kartesius, terdapat suatu titik yang terletak pada koordinat (2, -1). Tentukan hasil pencerminannya jika titik tersebut dicerminakn terhadap titik O (0,0), terhadap sumbu – x, terhadap sumbu-y, terhadap garis y = x, dan terhadap garis y = -x. Jawab :       Rotasi Terdapat suatu titik (3, 0) dalam bidang kartesius. Jika titik tersebut dirotasi dengan pusat rotasi (0, 0) dan sudut rotasi 60 o , maka bayangan hasil rotasinya adalah Jawab :        Dilatasi Jika titik (-1, 3) didilatasi dengan faktor dilatasi 2 dan pusat dilatasi (2, 0), maka bayangan hasil dilatasinya adalah Jawab : ...