Langsung ke konten utama

Barisan dan Deret Geometri dan Beberapa Contoh Soalnya

 Assalamualaikum.Wr.Wb. Saya Mentari Dwi Khairunnisa, Absen 21, dari Kelas XI IPS 2


Barisan dan Deret Geometri 

 

Barisan dan deret geometri dalam bidang matematika adalah jenis barisan dan deret di mana bilangan berikutnya merupakan perkalian dari bilangan sebelumnya dengan suatu bilangan rasio tertentu.


Misalnya barisan geometri tersebut adalah a,b, dan c, maka

Kemudian dari situ kita akan mendapatkan hasil bagi suku yang berdekatan dan itu disebut rasio barisan geometri, bisa dilambangkan dengan “r”.

 

Contoh : Misal kalian mempunyai barisan dan deret seperti

1, 3, 9, 27, …….dst

Dari barisan dan deret tersebut, kita bisa lihat antara suku pertama dengan suku kedua, antara suku kedua dan suku ketiga dan seterusnya selalu punya pengali yang sama. Supaya lebih mudah, kalian harus mengetahui terlebih dahulu (a) nya atau suku pertama. Selain suku pertama, kalian juga harus tahu rasionya (r).

Rumus Mencari Rasio


Jika kalian sudah mengetahui a dan r nya, sekarang kita menggunakan rumus suku ke – n (Un) dan juga rumus jumlah n suku yang pertama (Sn)

 Rumus Mencari Un

Mencari suku ke n pada barisan dan deret geometri, kalian bisa menggunakan rumus berikut ini

 


 

Contoh :

1.Selembar kertas dipotong menjadi dua bagian. Setiap bagian dipotong menjadi dua dan seterusnya. Jumlah potongan kertas setelah potongan kelima sama dengan … 

Diketahui: 

a = 1

r = 2

Ditanya: 

Jawab:



=32

Jadi, jumlah potongan kertas setelah potongan kelima adalah 32

 2.

Pada sebuah deret geometri diketahui bahwa suku pertamanya adalah 3 dan suku ke-9 adalah 768. Suku ke-7 deret tersebut adalah …

Pembahasan :

Diketahui: a = 3

 


Ditanya: 

Jawab:

 

Sehingga

 

Jadi, suku ke-7 deret tersebut adalah 192.

3.  Diketahui suku ke-5 dari barisan geometri adalah 243, hasil bagi suku ke-9 dengan suku ke-6 adalah 27. Suku ke-2 dari barisan tersebut adalah

 

 

Jadi, suku ke-2 dari barisan tersebut adalah 9.  

4. Jumlah 6 suku pertama deret geometri 2 + 6 + 18 + … adalah 

Diketahui:  

a =  2

r = 3

Ditanyakan

Jawab:

 

 

Jadi, jumlah 6 suku pertama deret geometri tersebut adalah 728.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Matrik, Macam-Macam Matrik dan Operasi Matrik

  Assalamualaikum.Wr.Wb. Kembali lagi Bersama saya Mentari Dwi Khairunnisa, absen 20, dari kelas XI IPS 2. Hari ini saya akan membahas tentang Pengertian Matriks, Macam-macam Matriks, Operasi Matriks dan Contoh soalnya   Pengertian Matriks Matriks adalah susunan angka atau objek matematika lainnya yang disusun dalam bentuk baris dan kolom, dimana operasi seperti penjumlahan dan perkalian dapat didefinisikan. Umumnya, matriks di atas medan F {\displaystyle F berisi elemen-elemen dari F {\displaystyle F}   F. Macam-macam Matriks 1.      Matriks Bujur Sangkar: apabila ukuran baris dan kolom sama atau m = n 2.      Matriks Diagonal: merupakan matriks bujur sangkar yang a i j = 0 {\displaystyle a_{ij}=0} , untuk i ≠ j 3.      Matriks Skalar: merupakan matriks diagonal yang memiliki unsur diagonal utamanya sama, misalnya k 4.      Matriks identitas: merupakan matriks skalar di ma...

Transformasi Translasi, Refleksi, Rotasi, Dilatasi Dengan Matriks.

  Assalamualaikum.Wr.Wb. Saya Mentari Dwi Khairunnisa, Absen 20, Kelas XI IPS 2. Hari ini saya akan membahas tentang Transformasi Translasi, Refleksi, Rotasi, Dilatasi Dengan Matriks. Translasi Suatu titik (3, 4) ditranslasikan dengan translasi (2, -1). Tentukan bayangan hasil translasi tersebut. Jawab :       Refleksi Pada bidang kartesius, terdapat suatu titik yang terletak pada koordinat (2, -1). Tentukan hasil pencerminannya jika titik tersebut dicerminakn terhadap titik O (0,0), terhadap sumbu – x, terhadap sumbu-y, terhadap garis y = x, dan terhadap garis y = -x. Jawab :       Rotasi Terdapat suatu titik (3, 0) dalam bidang kartesius. Jika titik tersebut dirotasi dengan pusat rotasi (0, 0) dan sudut rotasi 60 o , maka bayangan hasil rotasinya adalah Jawab :        Dilatasi Jika titik (-1, 3) didilatasi dengan faktor dilatasi 2 dan pusat dilatasi (2, 0), maka bayangan hasil dilatasinya adalah Jawab : ...